Tidak banyak hal yang biasa kita dengarkan ketika kita masih kecil, tetapi saya beruntung sekali mendapatkan seorang ayah yang selalu rajin menasihati kita (saya dan adik saya) mengenai hidup dan memberikan contoh-contoh tentang pengalaman hidup dan orang-orang yang dijumpainya.
Dari semua nasihatnya ada 4 yang melekat di diri saya:

4

Fokus kepada meningkatkan pendapatan, bukan mengurangi pengeluaran. Ini satu mental yang berbeda antara pengusaha dan pekerja. Sebagai seorang pengusaha, kita memiliki peluang untuk meningkatkan pendapatan kita hingga tidak terbatas, sedangkan sebagai seorang pekerja, kita hidup dari gaji bulanan dimana kita harus mengatur pengeluaran kita dengan baik. Pesan saya, jangan pernah fokus di pengeluaran (bukan berarti foya-foya), tetapi fokus lah untuk meningkatkan pendapatan.

1

Kiat-kiatlah menabung, beliau pernah memberikan satu contoh kepada saya mengenai dua orang dengan penghasilan yang berbeda, satu mendapatkan pendapatan sejuta sebulan, dan yang satu lagi sepuluh juta sebulan. Yang memiliki pendapatan sejuta sebulan menabung setiap bulannya 100 ribu rupiah, yang memiliki pendapatan sepuluh juta pun melakukan hal yang sama. Lalu beliau bertanya, apa bedanya setelah setahun orang yang berpendapatan sejuta dan sepuluh juta tadi? Mungkin hanya dari lifestyle, tetapi kalau misalkan mereka harus kehilangan kerjaan atau sumber pendapatan mereka yang ada, level mereka sama, simpanan mereka sama. Tidak ada bedanya. Oleh karena itulah, kiat-kiatlah menabung

2

Pendapatan = Simpanan/Tabungan + Pengeluaran, maksudnya, setelah menabung, hiduplah sesederhana mungkin. Bukan berarti kita tidak boleh senang2, tetapi pikirlah lebih lanjut seberapa perlu kah kita akan apapun yang akan kita jadikan pengeluaran tersebut. Keperluan atau Keinginan? Itu yang harus bisa kita definisikan dengan baik.

3

Setelah Tabungan terkumpul, lalu di Kembangkan lah, dengan Investasi yang baik. Setelah simpanan/tabungan terkumpul, apabila hanya didiamkan di bank atau di kolong ranjang, tidak akan berbuah. Buahkan lah, tanamkanlah ke investasi yang baik, baik itu saham, property atau apapun itu. Saya personally lebih suka menanamkan modal dalam seed dan start up stage businesses, karena dengan cara tersebut saya bisa memiliki akses langsung terhadap operasional dari perusahaan tersebut,  atau perusahaan tersebut masih memiliki valuasi yang rendah dan peluang untuk growth atau perkembangannya bisa sangat cepat

Pesan saya, you only live once, lakukan apa yang bisa anda lakukan sekarang, jangan tunda-tunda. Salam sukses!

facebooksharebutton twitter+share+button Red-signin_Medium_base_44dp

Please follow and like us: